Manusia Bukan Hidup Dari Roti Saja

Manusia hidup bukan dari roti saja tapi dari Firman Tuhan itu perkataan Tuhan sendiri. Apa sebenarnya yg dimaksudkan dengan hanya roti ? Maksudnya bukan hanya makanan tapi apa yg hanya kita mau didalam hidup kita  yg kita kerjakan.
Apa yang kita mau paling banyak didalam kehidupan kita ? Apakah makanan ? Tidak… Karena manusia pada dasarnya hanya makan 3X dan manusia tidak dapat makan terus menerus selama 24 jam tapi manusia dapat melakukan apa yang dia kehendaki yang dia ingini , apa yg dia pikirkan selama 24 jam secara terus menerus dan mungkin hanya berhenti pada waktu dia tidur dan itupun dia dapat mengatur tidurnya beberapa jam kemudian dia melakukan apa yg dia ingini didalam hatinya.
Lantas apa yg membuat kita sangat terikat ? Rotikah ? Tidak.. Sekalipun roti itu merupakan kebutuhan pokok hidup namun roti yg dimaksudkan disini adalah pikiran dan hati kita yang tercermin dari pada perbuatan kita.
Kata Firman Tuhan : Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena disitu terpancar kehidupan. Hati atau tepatnya sikap hati dan perbuatan sangat menentukan kehidupan kekal kita … dan kebenaran jalan hidup kita lahir bathin.
Dan… Sekarang mengapa dikatakan manusia hidup bukan dari roti saja tapi dari Firman Tuhan yang keluar dari mulut Allah. Ya… Pikiran dan hati kita bukan hidup dari pada apa yang kita pikirkan dan kehendaki saja didalam kehidupan kita melainkan pikiran dan hati kita ada pada kehendak Firman Tuhan. Lantas dimana kehidupan itu sebenarnya dipikiran kitakah ? Tidak pikiran itu ada didalam Firman Tuhan. Allah menciptakan manusia pada mulanya menurut gambar dan rupa Allah .

 

Penciptaan ini sangat berbeda dengan segala penciptaan yang lainnya karena penciptaaan terhadap manusia dikatakan menurut gambar dan rupa Allah dengan demikian seperti Allah yang penuh hikmat melakukan segala perkara dan memikirkan yang baik dan baik maka Allah menciptakan manusia demikian adanya. Sungguh manusia itu mahluk yang sangat istimewa dihadap Allah dan Manusia itu dikatakan memiliki rupa Allah. Didalam apakah Allah kita sangat istimewa? Didalam pikiran dan hatiNya yang penuh hikmat akan kebaikan… Benar pikiran dan kehendak Allah sungguh-sungguh sangat baik, dan … Didalam hal demikianlah kehendak Allah itu didalam manusia. Manusia cenderung melihat Allah lebih banyak dari kuasa dan hanya perintahNya itu benar namun kita lupa bahwa Allah itu sangat begitu baik, dan jika kita memandang Allah dengan sikap Dia Allah selalu benar ,selalu baik, dan selalu aku percaya maka kita dapat dengan mudah menjalankan kehendakNya karena manusia selalu ingin yang baik, yang dia percaya yang benar, tapi karena kita memandang kepada Allah dengan rasa kurang percaya atau punya pikiran agak ragu-ragu, dan memandang Allah banyak perintah jadi berat dan sangat beda pula perintahNya dari dunia, dan Tuhan itu kita pandang tidak selalu baik menurut pandangan kita sendiri karena kita inginkan Tuhan seperti yang kita inginkan, bukan apa yang Tuhan inginkan pada kita, jadi akibatnya sulit sekali mengikut Tuhan.

Kita tidak boleh memikirkan hanya roti karena kita hidup bukan hanya makan seperti hewan , tapi kita harus hidup memiliki hati Firman yaitu hati Allah 24 jam.
Lantas bagaimana itu dapat kita lakukan? mustahilkah melakukannya ditengah dunia ini ? Tidak mustahil.. memang bagi mereka yg memiliki pikiran dan hati sendiri ini sangat mustahil karena bagi manusia yang seperti ini sangat tidak mungkin namun bagi Firman Tuhan yang hidup didalam kita itulah kehendakNya dan Firman Tuhan itulah yang menentukan hidup kita dihadapan Allah.
Matius 19:24-26

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya  ” Aku berkata kepadamu ,sesungguhnya sukar sekali bagi orang kaya untuk masuk ke dalam kerajaansorga.

 .
Sekali lagi Aku berkata kepadamu lebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum dari pada seorang kaya masuk kedalam kerajaan Allah.
Ketika murid-murid mendengar itu , sangat gemparlah mereka dan berkata : ” jika demikian, siapakah yg dapat diselamatkan ? Yesus memandang mereka dan berkata, bagi manusia hal ini tidak mungkin, tapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”
Apakah ini hanya bicara soal harta ? Tidak, Yesus bicara soal kehendak atau sikap dan keinginan hati. Harta itukah yg membuatnya jatuh ? Tidak.. Karena harta itu hanya mengikuti sikap hati orang muda yang kaya itu.
Yang paling parah dari anak muda ini bukan hartanya tapi pikiran kehendak dan hatinya karena sebenarnya tidak menyerahkan  harta itu terjadi bukan karena harta itu tidak mau atau mau ,tapi dari sebuah pikiran dan hati yang tidak mau menyerahkannya , karena harta dan lain-lainnya semuanya hanyalah mengikuti kehendak hati dan pikiran kita yaitu DIDALAM KUASA HATI KITA , JADI SEMUA DAN SEGALA SESUATUNYA ADA DIDALAM KUASA HATI KITA MAU ATAU TIDAK MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH.
Sekarang dalam hal apakah kita dapat berbantah-bantahan dengan Allah ?
Kita dapat berbantah-bantahan dengan Allah melalui pikiran dan kehendak hati kita yang tidak sesuai dengan Firman yang akhirnya perjalanan kita sama seperti anak muda yang sudah melakukan banyak hukum Musa namun masih akhirnya dikategorikan orang yang mustahil masuk sorga.

 

 

Susah masuk sorga ? Ya.. Itu kata Yesus bagi manusia yang punya pikiran dan kehendak hati sendiri, tapi sama sekali tidak mustahil bagi kita jika kita hidup didalam Roh yang memimpin kehidupan kita YAITU ROH KUDUS YANG HARUS KITA PERCAYAI HIDUP DI DALAM KITA YANG  MENUNTUN KITA DAN IMAN KESELAMATAN DIDALAM YESUS KRISTUS.

Kehidupan kerohanian kita sebenarnya sangat simple dan tidak bertele-tele serta tidak membingungkan melainkan sangat sederhana dan sangat happy jikalau kita MENYERAHKAN PIKIRAN HATI DAN SELURUH KEHENDAK KITA KEPADA ALLAH.

Mazmur 37:5

Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya , dan Ia akan bertindak.”

Bila Tuhan bertindak ? PADA WAKTU KITA MENYERAH.

Dalam hal apakah kita harus menyerah? Dalam kehendak pikiran, hati dan segala kemauan kita .
Kepada siapa kita serahkan? Kepada kehendak Firman Tuhan yaitu Allah kita untuk melakukan kehendak Allah selama 24 jam didalam kehidupan kita.
Apakah kita tidak melakukan kehendak kita apapun juga selama didunia? KITA MELAKUKAN KEHENDAK KITA YANG DIDALAM KEHENDAK FIRMAN TUHAN JADI KEHENDAK KITA BUKAN LAGI KEHENDAK PIKIRAN KITA YANG TIDAK SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN MELAINKAN KEHENDAK KITA ADA DIDALAM KEHENDAK ALLAH YANG MEMIMPIN KEHIDUPAN KITA YAITU ROH KUDUS DAN KITA TIDAK DIPIMPIN OLEH KEHENDAK DIRI SENDIRI MELAINKAN DIPIMPIN OLEH KEHENDAK TUHAN.
Galatia 2:19b-20

Aku telah disalibkan dengan Kristus : namun aku hidup , tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup melainkan Kristus yang hidup didalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang didalam daging , adalah hidup oleh iman dalam anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku.

 

Hidup didalam Allah inilah kehidupan kerohanian  kita yang sebenarnya yang menuntun kita terus menerus kejalan hidup yang kekal.
Sulitkah ini semua? TIDAK.. Tuhan yang akan melakukannya didalam kita asalkan kita BERIMAN PERCAYA KEPADANYA BAHWA DIA HIDUP DIDALAM KITA, MENUNTUN KITA, DAN KITA MELAKUKANNYA ,TAAT MELAKUKAN FIRMAN TUHAN  YG DIPERINTAHKAN KEPADA KITA SESUAI DENGAN PIMPINAN ROH KUDUS YANG MENERANGI HATI KITA DIDALAM FIRMAN TUHAN YANG KITA BACA ,RENUNGKAN , LAKUKAN DENGAN TAAT DAN SEPENUH HATI.
Lantas apa yang membuatnya jadi sangat sulit dan bahkan lebih sulit dari pada unta masuk lubang jarum ? Yang menjadi sangat sulit adalah pikiran dan  kehendak hati kita sendiri, yaitu kurang percaya bahwa Yesus akan melakukan lebih banyak dan lebih baik dari apa yang menjadi milik anak muda itu sendiri,seandainya anak muda yg kaya itu jual aja hartanya dan bagikan kepada orang miskin seperti apa yang Tuhan katakan yah…sudah selesai,

 

enggak bertele-tele seperti  Matius 19:22 : pergilah anak muda itu dengan sedih yah… Akhirnya menimbulkan kesedihan dan masuk neraka pula

Dalam hal apa kita menyusahkan diri kita sendiri ?
Didalam pikiran dan kehendak diri kita yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, kita sibuk untuk bagaimana bergumul dengan kehendak kita atau kehendak Tuhan yang akhirnya menyusahkan diri sendiri, yang akhirnya kita jatuh kedalam kehendak diri kita sendiri

 .

Jalan keluarnya :

Pikirkanlah baik-baik kita mau hidup kekal atau mati di perjalanan sebagai orang yang terbuang selamanya.
Dan kemudian serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dengan sepenuh-penuhnya maka engkau akan hidup dan tidak akan binasa dan engkau sebagain hamba Tuhan tidak terlalu letih dengan dirimu sendiri melainkan memikul salib dan mengikut Yesus bukan sibuk atas dosamu sendiri tapi terbeban atas dosa banyak orang lain dan menangisi nyawa orang lain untuk dibawa pulang pada Allah.

BELAJAR DARI PENYERAHAN KASIH ALLAH KEPADA MANUSIA
Kasih Allah pada manusia tidak dapat dikatakan dengan kata-kata yang terindah sekalipun karena kasih Allah kepada manusia sungguh sangatlah dalamnya dan luasnya , dan gambaran kasih yang terbesar yang menjadi contoh yang tidak berhenti untuk menolong pikiran kita dari pikiran sendiri yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan ADALAH KASIHNYA YESUS MATI DIKAYU SALIB UNTUK DOSA KITA.
Apakah gerangan kehendak Allah kepada manusia berdosa ?
Kehendak Allah adalah MENYATAKAN KASIH DAN TIDAK ADA YANG LAIN DAN MELALUI YESUS KASIH ITU DINYATAKAN

Yohanes 3:16

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

 

 

 

 

 
1. Yesus mati dikayu salib untuk menebus dosa-dosa kita.
Yesaya 53:10,

Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan Dia dengan kesakitan. Apabila Ia menyerahkan diriNya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya,umurnya akan lanjut dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
Perhatikan Allah berkehendak melakukannya dengan PIKIRAN DAN HATI YANG RELA UNTUK MELAKUKANNYA DENGAN KASIH DAN KETAATAN UNTUK MENYELAMATKAN UMAT MANUSIA.
PERHATIKAN ALLAH YESUS TIDAK BERGUMUL ANTARA PIKIRANNYA MAU ATAU TIDAK sekalipun sangatlah beratnya karena Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah, dan pada waktu Dia ada di dunia dia tunduk pada kehendak Allah 100% sebagai manusia, sebagai contoh Dia manusia maka iblis mencobai Dia dengan membawa Dia ke gurun,kalau pada waktu itu Dia berdiri sebagai Allah yg contohnya di bukit Sinai mana bisa iblis mendekat.
Yesus melakukan kehendak Bapa dengan seluruh dan sepenuh hati dan pikiranNya untuk sebuah keselamatan dan DILAKUKANNYA DENGAN KASIH.
TUJUAN DARI PADA APA YANG DILAKUKAN KRISTUS ADALAH KASIH

Roma3:23-24 :

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan     dalam Kristus Yesus.”

Penebusan dan memberikan keselamatan melalui darah Yesus ADALAH BENTUK KASIH ALLAH SUPAYA BARANG SIAPA YANG PERCAYA TIDAK BINASA MELAINKAN BEROLEH HIDUP KEKAL. Allah berkehendak kita semua diselamatkan jangan ada yang binasa atau terhilang dan melalui darahNya kita diselamatkan jikalau kita percaya.
2. Yesus memberikan Roh Kudus untuk menyertai perjalanan kehidupan kita didunia supaya kita senantiasa disertaiNya dan dipimpinNya

Yohanes 16:13-15,

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku
.”

Kita memiliki Allah yang memimpin kita kepada kebenaran selama 24 jam dan Allah itu tidak hanya tinggal di surga tapi ada didalam hati kita 

Perhatikan kata-kata ada didalam hati kita dengan demikian begitu dekat dengan kita , lantas kenapa hati kita masih punya pikiran sendiri yang bertentangan dengan Allah padahal ada Roh yg memimpin kita didalam segala sesuatu dan semua kehendak Allah?

KARENA KITA TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH PERCAYA ADA ROH YANG HIDUP DIDALAM KITA YANG MENYERTAI KITA DAN MEMIMPIN KITA DENGAN KATA LAIN KITA MASIH LEBIH PERCAYA AKAN SEBUAH KENYATAAN PANDANGAN DIMANA DAPAT MELAKUKAN SENDIRI DAN BUKANNYA DENGAN IMAN BAHWA ALLAH ADA DIDALAM KITA.

Bahkan memiliki bukti dapat berbahasa roh pun atau berjalan dengan karunia-karunia rohpun kita masih bisa kurang percaya karena :
Percaya itu 100% pemberian Allah dan 100% pilihan sendiri, kadang kita mau langsung  100% percaya dengan pemberian saja dan yg demikian karena KITA TIDAK MAU PERCAYA YANG DATANG DARI DIRI KITA SENDIRI DENGAN DEMIKIAN KITA MERENDAHKAN DIRI KITA SEPERTI HEWAN YANG TIDAK MEMILIKI KASIH, KARENA KITA INGIN MEMILIKI BEGITU SAJA TANPA HATI DAN PIKIRAN SERTA KASIH ORANG YANG JENIS SEPERTI INI JAUH DARI KERAJAAN SURGA.
Sekarang yang harus kita lakukan adalah :

A. Sungguh-sungguh percaya bahwa kita sudah dipenuhi oleh Roh Kudus dan sudah ada didalam baptisan Roh Kudus sebagai tanda kita sudah dipenuhi Roh dan berbicara didalam bahasa roh.

B. Hidup melakukan kehendak Firman Tuhan yaitu Roh Kudus yang ada didalam kita yang memimpin  hidup kita kepada hidup yang kekal.

C. Percaya akan hidup kekal didalam Tuhan Yesus. Jikalau kita tidak melakukan hal demikian dalam arti kita hidup didalam Roh tapi tidak melakukan kehendak Roh maka kita hidup seperti orang bebal dan mendukakan hati Roh ,yang akhirnya hidup kita kembali pada kehidupan dunia yang berujung pada kematian kekal.

 
3. Bertekun & taat pada iman percaya kita keTuhan dengan segenap hati.

Yosua 23:11, “Maka demi nyawamu, bertekunlah mengasihi TUHAN, Allahmu.”
Amsal 8:17, “Aku mengasihi orang yang mengasihi Aku, dan orang yang tekun mencari Aku akan mendapatkan Aku.”

 
Tekun dan terus menerus ingatlah ALLAH ROH KUDUS TEKUN SABAR DAN KASIH TERUS TINGGAL DIDALAM KITA , demikianlah kita tekun didalam hidup kita untuk terus mengerjakan keselamatan dan perintah Tuhan dengan segenap hati. 

 

Dan sebaliknya orang yang tidak tekun akan :

2 Tawarikh12-14-> Ia berbuat yang jahat, karena ia tidak tekun mencari TUHAN.ALLAH DENGAN TEKUN DAN TERUS MENERUS MENYERAHKAN DIRINYA UNTUK TINGGAL DIDALAM KITA Sampai kita tolak barulah Dia pergi
ROH KUDUS ADALAH PENYERAHAN DIRI ALLAH UNTUK MENOLONG MANUSIA UNTUK TINGGAL DAN SETIA DIDALAM HIDUP MANUSIA
lantas apa lagi yg yg membuat kita tidak menyerah kepada Tuhan setelah Dia menyerahkan dirinya sampai begini rupa ?

 
4.Percaya akan kehidupan setelah kematian yaitu bersama dengan Tuhan

Yohanes 14:2-3

Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Allah benar-benar menyerahkan semua yang baik secara tuntas kepada kita yaitu semua milik kepunyaanNya .Oleh sebab itu kita pantas untuk memberikan yang baik kepada Allah bukan hanya karena supaya kita masuk surga karena itu sudah pasti bagi orang yang menyerahkan diri kepada Allah melainkan kita menyerahkan pikiran dan hati kita kepada Allah KARENA KASIH

 

 

 

 

 

– THE END –

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: