ROKOK ELEKTRONIK
Cara Merokok Sehat
Rokok elektronik atau yang lebih dikenal dengan sebutan e-Cigarette adalah rokok jenis baru yang diharapkan dapat meminimalisir pengaruh-pengaruh buruk dari rokok-rokok konvensional. Rokok elektronik ini hanya mengandung nikotin dan propylene glycol saja. (Bahkan Nikotin pun dapat anda pilih dari HIGH-MED-LOW-NON NIKOTIN).
Rokok Elektronik memiliki BENTUK dan RASA yang sama seperti rokok aslinya. Dapat anda bandingkan dengan rokok konvensional yang konon mengandung ratusan bahkan ribuan racun yang ada di dalamnya. Rokok Elektronik tidak mengandung tar, tembakau, racun, dan karbon monoksida.
Yang jelas rokok jenis ini tidak menimbulkan asap (hanya berupa sedikit uap), tidak memerlukan korek tentunya untuk menyulut ujung rokok, tidak menimbulkan bau di baju, dan bisa dihisap dimana saja.
Keuntungan Menggunakan Rokok Elektronik :
- TANPA tar, racun, karbon monoksida, tembakau, dan bau asap
- Aman bagi lingkungan
- Menghemat uang
- Menghentikan kebiasaan merokok secara bertahap
- Menghindari risiko kesehatan dari merokok
- Sebagai subtitusi pengganti rokok konvensional
- Dapat disesuaikan dengan kebutuhan perokok (High, Medium, Low, dan Non Nikotin)
- Merupakan terapi untuk berhenti merokok, karena anda tetap merasa seakan akan anda sedang merokok
- Dapat digunakan di mana pun, termasuk di tempat DILARANG MEROKOK
- Menghindari risiko kesehatan yang disebabkan oleh merokok
- Baterai bisa diisi ulang
- Filter Cartridge dapat diganti-ganti berdasarkan kandungan nikotin yang diperlukan perokok (High, Medium, Low, dan Non Nikotin)
- Tidak menyebabkan polusi udara, sehingga tidak menimbulkan perokok pasif. Asap yang keluar adalah asap dari kandungan gel yang diubah menjadi uap air oleh automizer
- Bentuk dan rasa sama seperti aslinya, anda dapat menikmati seluruh proses merokok
SKEMA ROKOK ELEKTRONIK
CARA KERJA ROKOK ELEKTRONIK
Pertama : Ketika seseorang menghirup ujung rokok, maka air flow sensor akan mendeteksi adanya aliran udara di ujung rokok.
Kedua : Sensor ini kemudian akan memberitahukan microprosessor untuk melakukan berbagai aksi
Ketiga : Ketika microprocessor mendapat sinyal dari air flow sensor, maka device ini akan melakukan beberapa aksi, yaitu : mengaktifkan atomizer atau nebulizer untuk menyemprotkan campuran bahan yang ada di dalam catridge, termasuk menaburkan nikotin. Adapun penambahan propylene glycol yang dicampurkan ke dalam catridge ini adalah untuk membuat terciptanya uap/kabut yang hampir mirip dengan asap rokok konvensional. Aksi kedua yang dilanjutkan oleh si microprocessor adalah menyalakan LED (Light Emitting Diode) berwarna orange, supaya memberikan sensasi sebagaimana rokok terbakar ketika dihisap.
CONTOH PAKET ROKOK ELEKTRONIK
http://rokok-elektronik.50webs.com/i…2Bx6YuWA90.jpg
Untuk informasi lebih lanjut: http://www.rokok-elektronik*Forbidden*
Filed under: Penemuan Baru